Tahun 2289 telah
tejadi perkembangan ilmu dan teknologi sehingga manusia membuat suatu
penelitian yaitu dengan membuat manusia super. Tetapi usaha tersebut mengalami
kegagalan, sehingga penelitian yang dilakukan menciptakan manusia super cepat
dan memiliki potensi untuk menghancurkan bumi. Sehingga penelitian tersebut
ditutup oleh pemerintah dunia karena mengganggu ketemtraman dunia. Manusia
super yang tercipta sekarang melarikan diri dari buruan pemerintah dunia, dan
kini manusia super telah menjadi sasaran para pembunuh bayaran, tetapi usaha
untuk membunuh manusia super cepat tidak membuahkan hasil.
Sekarang
pemerintah menyerah untuk memburu dan membunuhnya karena kalah dengan kecepatan
yang dihasilkan manusia cepat mencapai 25 mach, sehingga rudal dan peluru
pistol bagaikan dilempar didepan manusia super cepat. Pasukan TNI, Polisi dan
Tentara Elit terus memburu dan berusaha membunuh manusia super cepat. Dan
bahkan sekarang manusia cepat mendapat harga buruan yang dapat membunuhnya akan
mendapat uang imbalan Rp 10.000.000.000,- (sepuluh miliar).
Namun berbagai
usaha yang dilakukan gagal sehingga manusia cepat meminta kepeda pemerintah
untuk menjadi guru di sekolah SMP. Dengan siswa yang bandel dan nakal untuk
didik menjadi pembunuh manusia cepat, dan pemerintah tidak dapat menolak
permintaan tersebut sehingga dikabulkan permohonan tersebut.
SMP Gakuen
merupakan sekolah elit, yang didalam sekolah tersebut terdapat siswa yang teladan
dan berprestasi, namun ada satu kelas yang disebut sebagai kelas E (gagal) yang
didalam kelas tersebut terdapat siswa bermasalah, nakal, dan dengan nilai yang
paling rendah. Kelas E, SMP Gakuen terletak di pinggir sungai dan hutan
terasingkan oleh bangunan utama SMP Gakuen. Kelas E dengan 28 siswa memasuki
ruang kelas seperti biasa namun ada yang terlihat berbeda karena terdapat guru
baru yaitu manusia super cepat, kelasa E yang mendapat kesempatan untuk
membunuh manusia cepat lebih banyak.
Kelas E merasa
gembira karena tidak harus belajar dengan giat, cukup membunuh guru yang ada
didepannya mendapatkan imbalan uang sepuluh miliar. Namun manusia super cepat
menasehati kepada siswanya “bahwa membunuh itu perlu belajar” karena tidak
mudah untuk mengambil nyawa seseorang atau hewan. Didalam dunia ini tidak ada
cara yang instan untuk mencapai cita-cita jadi setia orang harus berusaha dan
belajar untuk menjadi yang terbaik.
Dalam keheningan
salah satu siswa bertanya”
“Mira bertanya
kepada manusia super cepat siapakah nama bpk guru”
“Guru tersebut
menjawab saya tidak punya nama”
“Mira bertanya lagi kenapa bpk tidak punya
nama,
“Guru menjawab
karena kehadiran bpk guru tidak diinginkan oleh pemerintah dunia, dan bpk
sewaktu-waktu dapat menghancurkan bumi”.
Masih dalam
suasana perkenalan, salah satu siswa kelas E bertanya kepada teman sekelasnya
“Kenapa kita
tidak memberikan nama saja kepada bpk guru”
Salah satu siswa menjawab
“Bagaimana kita
kasih nama “Sonic”
itulah nama yang
diberikan kepada manusia super cepat.
Manusia cepat
tidak mirip seperti manusia biasa karena memiliki tinggi 2,5 meter dengan
tantakel seperti gurita, dan mempunyai wajah dengan ekspresi menunjukan warna. Dengan
ciri-ciri kelemahan takut dengan cerita mistis/hantu sensitif dengan penampilanAparat
TNI dan Polisi tidak tinggal diam bahwa bpk Sonic mengajar kelas E tanpa
pengawasan dan pendamping. Akhirnya TNI dan Polisi mengirim satu pasukan yaitu
Denjaka untuk mengawasi dan mendampingi bpk Sonic mengajar kelas E. Dalam
kesempatan tersebut pasukan yang dikirim oleh TNI dan Polisi bernama Karasuma,
untuk mengenalkan dunia pertempuran kepada kelas E.
Tunggu kelanjutannya